Sunday, September 16, 2012

Sepatu Dari Taiwan


Satu tahun lalu, tepatnya pertengahan tahun 2011, saya membeli sepatu kerja formal berwarna hitam, dengan ukuran 39 di Taiwan. Hasil kerja paruh waktu, plus uang saku dari sekolah membuat saya memiliki sedikit uang tabungan, dan akhirnya saya membeli sepatu kerja di sebuah pusat perbelanjaan carrefour di Taiwan dengan harga 1,000 NT (sekitar Rp. 300.000). Sampai saat ini saya masih menggunakan sepatu itu untuk bekerja, walaupun kondisinya sudah cukup memprihatinkan, dengan lapisan bawah yang sudah retak-retak, dan sol sepatu yang mulai terkelupas. Namun sepatu itu tetap setia mengikuti setiap langkah kakiku.

Beberapa waktu lalu, saya membeli sepatu di pusat perbelanjaan di Jakarta untuk mengganti sepatu yang sebenarnya sudah tidak layak pakai, namun saya merasa lebih pas memakai sepatu dari Taiwan yang saya beli tahun lalu itu.

Ya, sepatuku tetap setia mengikuti jejak langkahku, yang setiap hari harus berjibaku untuk menghadapi ribuan orang yang bekerja. Dia tetap setia menemani ku di setiap langkah kakiku.

Sepatu ku dari Taiwan....

Salam.

Tuesday, August 21, 2012

Percakapan Guru dan Murid (Joke)


Percakapan Antara Guru dan Murid di sebuah kelas di daerah Maluku. Berikut petikannya:



Seorang murid disuruh nyanyi ke depan kelas oleh gurunya.
Murid (nyanyi dg suara kecil): “Cicak2 di dinding..”
Guru : “Gedein Sedikit!!”
Murid : “Tokek2 di dinding..”
Guru : “Gedein lagi!..”
Murid : “Buaya2 di dinding..”
Guru : “yg di gedein itu suara kamu, bukan binatangnya.”
Murid : “Kalo suara yg di gedein, saya adzan saja.”
Guru : iya sudah, kamu adzan aja.
Murid (dgn suara yg besar) : “Allahu akbar2…”
Guru : “besarin lagi!!!
Murid : “gak ada lagi pak yg lebih besar dari Allah, Allah Maha Besar.”
Guru (kesal n marah) menggumam : “Iya sudah Allah Maha Besar, tapi nilai kamu kecil.”
Murid : “Gedein dong pak.”
Guru (berteriak) : NILAI KAMU KECIL!!!!
Murid : “yg di gedein itu nilai saya pak, bukan suara bapak!!,
Guru : (goplak, suara buku melayang ka murid pung dalang muka, hrrrrggg ahahahahaa..)..

Sumber: Kompasiana, ditulis oleh M. Fikri Ansori.

Semoga Terhibur, 
Salam.

Saturday, August 18, 2012

Hakim Tipikor yang Kotor...!



Tersangka Hakim ad hoc pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang Kartini Julianna Mandalena Marpaung setelah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sumber: Kompas.com

Lagi!, seorang hakim tipikor ditangkap akibat menerima suap. Kepada siapa kita harus mengadu, jika lembaga yang diharapkan menjadi penegak keadilan, menjadi bagian dari kejahatan korupsi.
Sangkupkah KPK berjalan sendiri memberantas korupsi? tentu saja tidak...

Sebaiknya pemberantasan korupsi tidak lagi berpusat pada penindakan belaka, tetapi pencegahan, bagaimana caranya? yaitu dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran dari mulai taman kanak-kanak, Sekolah Dasar, sampai perguruan tinggi. Sehingga energi bangsa ini tidak habis untuk mengadili para koruptor yang jumlahnya jutaan dan yang tidak kasat mata...
Koruptor = Teroris pembunuh massal.
Bravo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) !

Salam.

Monday, August 6, 2012

Bersyukur


Sebagai seorang pekerja, saya dituntut untuk tangguh tidak hanya di tempat pekerjaan yang berkutat dengan tugas-tugas, tetapi juga harus kuat di jalan raya yang penuh dengan ketidaktertipan. Busway Transjakarta dan angkot adalah alat yang saya gunakan untuk berangkat bekerja. Desak-desakan, sikut-sikutan berebut bis, keterlambatan busway, dan kesembrawutan jalan raya adalah makanan saya sehari-hari sebagai seorang pekerja. Stress di jalan dan di kantor rasanya sulit untuk di cegah.

Ketika saya melihat pedagang kaki lima, pedagang warung-warung kecil, kadang saya berpikir mereka lebih bahagia dari pada saya yang bekerja sebagai karyawan swasta yang tinggal di gedung tinggi dan mewah. Pedagang kaki lima bebas untuk berangkat kapan saja untuk bekerja, sementara saya terikat dengan jam kerja kantor yang harus di patuhi. Ya, terkadang saya berpikir mereka lebih berbahagia dari saya, walaupun penghasilan mereka tak menentu.

Di atas semua itu, saya tetap bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan karena saya masih diberikan kesempatan untuk bekerja, sementara ada jutaan orang mengganggur. Rasa syukur itulah yang membuat saya kuat dan tetap berjalan menjalani hari-hari yang Tuhan anugerahkan kepada saya. Inilah jalan yang harus saya lalui untuk naik ke jenjang berikutnya, saya harus melalui nya untuk naik ke step berikutnya.
Terimakasih Tuhan!





Sunday, July 29, 2012

Risk, Fear and Worry


Resiko, takut dan khawatir. Begitulah kira-kira terjemahan langsung dari judul blog saya kali ini. Siapa diantara kita yang tidak pernah merasakan takut dan khawatir? mungkin hanya robot yang tidak pernah merasakannya. Bagaimana dengan resiko? setiap manusia pasti sering melakukan planning atau rencana,  setiap rencana pasti ada konsekuensi atau hasil akhirnya entah itu sukses atau gagal, sukses atau gagal inilah yang dinamakan resiko atau risk dari sebuah rencana yang kita lakukan.
Ketika saya berangkat bekerja, terkadang saya merasa khawatir apakah hari ini saya dapat menjalankan tugas kantor dengan baik atau tidak. Memang agak sulit bagi kita untuk membedakan antara khawatir dan takut, dan sepintas tidak ada bedanya. 


Rasa takut adalah bentuk imajinasi dari pikiran kita, takut sesuatu yang kita lakukan tidak sesuai dengan rencana atau harapan kita, sedangkan perasaan khawatir adalah suatu reaksi dari rasa takut itu sendiri. Khawatir adalah suatu perasaan dimana ini akan membawa kita untuk melakukan suatu tindakan agar sesuatu yang buruk tidak terjadi. Jika kita sederhanakan, maka rasa takut adalah perasaan khawatir yang berlebihan dan diluar kontrol pikiran kita, kita sering menyebutnya sebagai pikiran negatif atau negative thinking.Bagaimana dengan resiko? resiko adalah suatu kondisi eksternal dan cenderung logis atau masuk akal. Resiko ini nyata dan ada di sekeliling kita. Ketika kita berjalan kaki bukan di trotoar, maka resiko tertabrak Bajaj atau sepeda akan besar dibanding ketika kita berjalan di trotoar atau ditempat pejalan kaki berada. Jadi jelas bahwa resiko adalah akibat dari tindakan yang kita lakukan, baik atau buruk tindakan kita, maka resiko kita tanggung sendiri.

Tujuan tulisan ini sebenarnya bukan hanya sekedar kita mengetahui definisi dari takut, khawatir dan resiko. Ketika kita melakukan sesuatu atau rencana, maka sebaiknya kita tidak perlu takut secara berlebihan. Khawatir boleh saja, dan itu wajar sebagai manusia biasa, dan khawatir akan membantu kita bekerja keras agar sesuatu yang buruk atau kegagalan tidak terjadi. Tetapi marilah kita untuk tidak menjadi takut atau bahkan penakut dalam menghadapi segala sesuatu, gagal itu WAJAR!, tapi terus berusaha itu baru LUAR BIASA!.
Tulisan ini juga menasihati diri saya sendiri.
Jadilah pemberani! Salam.











Monday, July 23, 2012

Tips dan Pengalaman Menulis Thesis

Foto: Saya di tengah, prof. Te-Kuang di kiri, dan teman asal Peru di kanan
Saya termasuk beruntung ketika menyelesaikan gelar sarjana dari Unika Atma Jaya jurusan Bisnis Administrasi pada tahun 2006 lalu, saya mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan S2 atau Master dari Southern Taiwan University di Taiwan dengan program beasiswa penuh dari pemerintah Taiwan. Walaupun sebenarnya dengan perjuangan cukup berat pada masa-masa saya lulus sarjana dulu, baik dalam hal mencari kerja maupun perjuangan mendapatkan beasiswa itu sendiri.

Langsung saja, tidak jauh berbeda dengan menulis skripsi waktu di program sarjana dulu.Bingung menentukan tema adalah hal yang wajar dialami penulis, thesis mulai saya buat pada awal tahun ke dua studi saya. Waktu itu saya inget betul, pada saat libur summer banyak teman-teman saya pulang ke negaranya masing-masing, termasuk teman-teman mahasiswa Indonesia. Kampus menjadi hening, asrama pun hanya beberapa saja yang menghuni.

Singkat kata, akhirnya saya berhasil menemukan topik yang saya sukai, yakni mengenai Corporate Social Responsibility (CSR). Saya ingin meneliti tentang pandangan masyarakat Taiwan dan Indonesia terhadap  CSR, begitulah singkatnya.Saya pun berhasil menggaet dosen pembimbing yang akan membantu saya menulis thesis. Seorang Professor yang cukup terkenal, dan memiliki jabatan yang tinggi di Universitas itu, namanya adalah Te-Kuang Chou. Waktu itu beliau hanya membimbing dua mahasiswa yaitu saya sendiri, dan seorang teman dari Peru yang bernama Fernando Sierre Vargas.

Sedikit demi sedikit, saya kumpulkan bahan dan mulai menulis. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup melelahkan saya berhasil menulis Thesis tersebut hampir satu tahun lamanya. Hari-hari yang ditunggu pun datang, yaitu defense atau sidang kalau di S1 dulu. Beberapa teman saya menyaksikan acara defense, termasuk teman teman dari Indonesia, dan beberapa dari negara lain seperti Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan Peru. Cemas dan nervous pun menghinggapi saya kala itu.


Akhirnya...selama hampir satu jam lamanya saya pun dihujani pertanyaan, ada yang bisa dijawab, ada yang dijawab seadanya, sambil cengengesan didepan dosen minta belas kasihan sambil bergumam dalam hati " mas bro...jangan nanya mulu pusing juga gw hehehe". Setelah selesai, hati pun senang dan lebih senang lagi saya lulus dengan hasil yang cukup memuaskan menurut ukuran saya.Dosen pun memberi sejumlah catatan agar mengedit beberapa bagian yang kurang tepat pada karya ilmiah saya tersebut, repot lagi....

Hanya untuk berbagi saja, berikut saya tampilkan tips-tips bagaimana menulis thesis atau pun skripsi. Ini Tipsnya:
  1. Pilihlah topik yang menarik menurut kita, supaya pada saat menulis tidak merasa cepat jenuh karena ada keinginan dan ketertarikan dari kita sebagai penulis.
  2. Jangan malu bertanya kepada teman atau guru yang dianggap kompeten, ini penting ketika kita sudah menulis panjang lebar tapi tidak tepat dan kita harus mengulang lagi, waktu pun terbuang.
  3. Cari sumber sebanyak mungkin yang penelitiannya mirip dengan topik kita, agar kita bisa melakukan step-step yang benar.
  4. Jangan terlalu serius dalam menulis thesis, dalam arti santailah tetapi tetap fokus agar jangan stress. Karena skripsi atau thesis adalah tulisan biasa saja, dan bukan sesuatu yang menakutkan.
  5. Tabahlah, dan bersabarlah, karena dalam proses penulisan pasti akan ada hambatan dan tantangan baik besar maupun kecil.
  6. Berpikir positif, dan berdoa jangan lupa.
Itulah kiat-kiat dan pengalaman yang bisa saya sampaikan, semoga berguna bagi sahabat blog.

Salam.




Wednesday, July 11, 2012

Purple Cow


Sapi berwarna ungu diantara sapi konvensional

Suatu hari saya berjalan-jalan di daerah Jakarta, dan menyempatkan diri untuk mampir di salah satu toko  buku terbesar di Indonesia. Saya memang sengaja untuk mengunjungi toko buku dengan tujuan ingin membeli buku tentang teknik menulis, maklum akhir-akhir ini saya memiliki hobi baru yakni menulis di blog.



Setelah mencari-cari akhirnya saya mendapatkan sebuah buku tentang blog. Setelah saya membaca beberapa halaman, saya menemukan satu kalimat menarik yakni "purple cow" atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sapi berwarna ungu. Purple cow di tulis oleh seorang berkebangsaan Amerika bernama Seth Godin, beliau adalah seorang ahli marketing ternama dan juga seorang pengusaha ternama di Amerika Serikat. Purple Cow adalah salah satu karyanya yang cukup populer di bidang marketing, dan menceritakan bagaimana marketing strategi yang dijalankan harus memilik ciri khas atau remarkable service. Ide tentang Purple Cow muncul ketika suatu saat Seth Godin ini sedang berjalan-jalan bersama keluarganya di sebuah peternakan sapi yang sangat luas di Prancis. Seth Godin sangat menikmati pemandangan yang Indah dengan banyak sapi yang bertebaran di areal peternakan tersebut. Namun setelah beberapa lama memandangi gerombolan sapi tersebut, lama kelamaan Seth Godin tersebut merasa jemu atau bosan. Yang dilihat itu-itu saja, dan tidak ada yang menarik perhatian. Disinilah Seth Godin membayangkan seandainya ada seekor sapi berwarna ungu pasti akan terlihat berbeda, unik, dan menarik alias tidak membosankan.

Dalam kehidupan, seringkali kita merasa risih jika kita berbeda dengan kebanyakan orang dan cenderung kita membaur dan menyamakan segala sesuatunya dengan kebanyakan orang terutama teman-teman kita. Takut dikucilkan, takut terlihat aneh, dsb...Itulah yang menjadi alasan kita tidak mau berbeda. Sebagai seorang manusia, berbeda adalah hal yang wajar, apa lagi jika kita berbeda dalam hal yang positif, misalnya yang lain suka minuman keras dan berjudi, tapi kita suka minum teh manis, atau kopi hitam, dua hal yang berbeda bukan? Tapi itu positif...atau yang sekarang-sekarang ini sedang-serunya, yaitu korupsi, akan indah sekali, jika dalam sebuah departemen di suatu instansi jika anda adalah satu-satunya orang yang tidak korupsi, sedangkan yang lainnya korupsi semua (akan lebih baik memang jika tidak ada yang korupsi, tapi rasanya sulit ditemukan, apalagi di Indonesia). Orang lain akan melihat keindahan yang luar biasa di diri kita, jika semua orang yang korupsi itu masuk sel penjara, tinggal anda sendiri yang tersisa, dan akhirnya anda jadi direktur di perusahaan tersebut karena yang lain masuk bui semua. Indah bukan?

Maka janganlah takut untuk menjadi berbeda dari orang lain.
Bagaimana dengan anda? beranikah anda untuk berbeda?

Salam.

Referensi tentang Seth Godin: http://en.wikipedia.org/wiki/Seth_Godin

Sunday, July 8, 2012

Bingung...

Wanita cantik ini sedang bingung
Ya, itulah yang saya rasakan saat menulis artikel ini. Bingung mau nulis tentang apa y di blog..sementara ide belum muncul-muncul. Keinginan untuk menulis di blog tidak pernah surut, namun apa daya belum ada ide yang datang. Eh yang ada malah nulis ide bingung...hehehe.

Ingin share sesuatu yang informatif dan berguna. Biar yang baca sedikit, tapi tetep saja ada perasaan seneng, tulisan saya dibaca...minimal ada yang baca, yaitu saya sendiri...hahaha.

Saya cukup senang dengan hobi baru saya ini, minimal selalu terpacu untuk menulis hal-hal yang informatif. Paling tidak menambah pengetahuan untuk diri sendiri, lebih seneng lagi kalo ada orang yang baca merasa dapat pengetahuan baru.

Hmm...semoga saja postingan saya yang berikutnya lebih bermutu dari tulisan ini y. Memang lagi bingung dan no idea hehehe.

Salam bingung.

Wednesday, July 4, 2012

Momentum!


Ilustrasi: Seseorang memperoleh momentum untuk berlari mendahului yang lain


Pertandingan final piala Eropa 2012 antara Spanyol dan Italia menghasilkan kejutan dan diluar prediksi para komentator sepak bola di Televisi, yaitu 4-0 dengan kemenangan Spanyol. Mengejutkan karena terjadi selisih gol yang cukup besar untuk kemenangan Spanyol, yaitu empat goal tanpa balas. Tidak ada yang meragukan kedua tim tersebut, keduanya adalah tim hebat yang telah berjuang habis habisan untuk memenangkan setiap pertandingan dan mencapai Final. 

Kemenangan Spanyol diawali oleh sundulan David Silva ke gawang Buffon, kemudian dilanjutkan oleh gol Alba, Fernando Tores, dan Juan Mata pada menit-menit terakhir. Gol David Silva menjadi shock teraphy bagi Italia dan menjadi pelecut semangat bagi Spanyol. Inilah yang disebut momentum atau dalam bahasa Indonesia nya didefinisikan sebagai waktu yang tepat, waktu yang tepat untuk bangkit dan melecutkan semangat sang empunya momentum yaitu Spanyol. Spanyol berhasil memanfaatkan momentum hingga akhir pertandingan dan memenangkan turnamen piala Eropa 2012.

Masih ingat pertandingan antara Jerman dan Italia pada semifinal masih di turnamen yang sama? ya, pertandingan dimenangkan oleh Italia. Lihat bagaimana Jerman yang tidak terkalahkan dan begitu digdayanya bisa dipermalukan oleh Italia dengan skor 2-1 untuk Italia. Gol pertama dan kedua di buat oleh Mario Balloteli, lihat betapa Jerman juga terkena shock teraphy, gol Balloteli yang pertama membuat Jerman menjadi panik dan membuat konsentrasi pemain Jerman buyar seketika, tim yang dijuluki Der Panzer tiba-tiba menjadi Der Bajaj.Gol pertama Balloteli lah yang menjadi momentum bagi tim Italia untuk menghempaskan Jerman menuju final, gol ini menjadi momentum atau waktu yang tepat bagi Italia untuk memenangkan pertandingan melawan Jerman dan sebagai pelecut semangat tim Italia untuk tetap semangat dan fokus sampai pluit panjang berbunyi

Momentum hanya terjadi sekali dalam setiap momen kehidupan kita, ada banyak jenis momentum; momentum untuk sukses, momentum untuk sembuh, momentum untuk lulus dll. Jika kita melewatkan dan menyia nyiakan momentum, maka kesempatan kita untuk maju atau berhasil akan terhambat. Pelajaran dari sepak bola piala Eropa 2012 untuk saya dan mungkin anda juga, pandai-pandailah kita memanfaatkan setiap momentum yang datang di kehidupan kita.

Sudahkah anda memanfaatkan momentum dalam kehidupan sehari-hari?

Salam Olahraga.


Thursday, June 28, 2012

Tujuh Fakta Dahsyat Tentang Indonesia


Tanah Lot, Bali. Sumber: Google Image

Kita semua tentunya sepakat bahwa, negeri kita tercinta ini adalah salah satu Negara besar di dunia dengan segudang potensi yang ada di dalamnya. Dari segi jumlah penduduk, Indonesia adalah Negara terbesar ke empat di dunia setelah China, India, Amerika, dan IndonesiaBukankah jumlah penduduk yang besar merupakan kekuatan yang besar untuk mengelola negeri ini? Tapi kabar buruknya adalah hanya sebagian kecil saja penduduk yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi, bahkan tingkat buta huruf di Indonesia pun masih cukup tinggi yakni sekitar 5 persen. Kabar yang lebih buruk lagi adalah orang-orang pintar di negeri ini malah “ngakalin” orang yang kurang pinter, hehe mudah-mudahan tidak benar y..tapi coba lihat faktanya, pejabat-pejabat kita sepertinya kurang peduli dengan rakyatnya..masa sih hari gini masih banyak orang yg putus sekolah, sekolah SD ambruk atapnya.. sekali lagi mudah-mudahan firasat saya salah, masa sih..? orang gak sekolah pun pasti setuju kalau mau maju ya harus sekolah…! gmana mau sekolah tinggi? Atap sekolah nya aja ambruk hehe, sekali lagi mudah-mudahan saya salah ya..! yang sedihnya lagi, tiap nonton berita, ada aja pejabat yang di periksa KPK dan masuk bui akibat korupsi, sekali lagi ini kata berita di TV, bukan kata saya lho.
Sebelumnya sebuah lembaga nirlaba international, 'The Fund for Peace' dalam situs resminya meletakan Indonesia di urutan ke 63 dari 178 negara sebagai negara gagal. Dalam survei The Fund for Peace menggunakan indikator hukum, politik, ekonomi, sosial, dan HAM (Republika, 21 Juni 12).
Kita harus optimis! Indonesia Bisa! Dan benar saja, tanpa disengaja ketika saya sedang browsing di Google, saya menemukan artikel tentang tujuh kelebihan Indonesia dari Negara-maju di dunia. Inilah yang mengilhami saya menulis tentang topik ini di blog. Saya menemukan artikel ini dari sumbernya di Kaskus, sebuah website online yang cukup terkenal di Indonesia. Langsung saja, marilah kita lihat sejenak Tujuh fakta dahsyat tentang Indonesia seperti judul dari tulisan ini, dengan maksud agar kita lebih optimis dan ya, sebenarnya kita punya harta yang luar biasa yang Tuhan berikan kepada bangsa Indonesia.

Berikut adalah tujuh fakta dahsyat tentang Indonesia:
    1.Tambang Emas.
Indonesia mempunyai tambang emas terbesar dengan kualitas terbaik di dunia yang diolah oleh PT Freeport. Mulai awal hingga kini pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas, atau setara dengan Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah. Namun sayangnya tambang ini dikelola oleh Amerika, dengan prosentase keuntungangan 1% untuk Indonesia, dan 99% untuk Amerika sebagai pemilik teknologi. Dan jika lapisan tambang emas dan tembaga mulai menipis hingga kedalaman 400 meter, ternyata terdapat kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas yaitu uranium. Tapi kok knapa Papua masih banyak yang gak sekolah y, mungkin ini alasan mereka mau merdeka.
2. Cadangan Gas Alam Terbesar.
Indonesia mempunyai cadangan gas alam terbesar didunia, yang terletak di Blok Natuna sebanyak 202 triliun kaki kubik dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. Dan masih dikelola oleh perusahaan asing Exxon Mobil dibantu Pertamina.
3. Hutan Tropis.
Hutan tropis di Indonesia adalah yang terbesar di dunia dengan luas 39.549.447 Hektar, dan keanekaragaman hayati serta plasmanutfah terlengkap di dunia, yang terletak di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Pelan-pelan mulai berkurang akibat illegal loging.
4. Lautan Luas.
Indonesia negara dengan lautan terluas di dunia, di kelilingi dua samudra yaitu Pasifik dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.
5. Penduduk Terbesar ke-4 di Dunia.
Indonesia tercatat sebagai negara dengan penduduk terpadat ke 4 di dunia, lihat China, mereka bisa memanfaatkan jumlah penduduk untuk kemajuan negaranya, begitu juga India yang sekarang sebagai penghasil ahli-ahli IT kaliber dunia.
6.Tanah Subur.
Seperti kata Koes Plus, “bukan lautan hanya kolam susu, kail dan jala cukup menghidupimu..tiada badai tiada topan kau temui.., ikan dan udang menghampiri dirimu..” Tanah dan sumber daya yang melimpah ruah yang tinggal kita nikmati, itulah kira-kira arti lirik lagu Koes Plus tersebut.
 7..Pemandangan Eksotis.
Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini. Siapa yang tidak tahu Bali, Taman Laut Bunaken, dll.

Nah pertanyaan kritisnya adalah, kok Indonesia masih begini-begini aja y..? kalah sama Malaysia, Singapura, Thailand, dan Negara-negara maju lainnya. Kalau kata dosen saya dulu ketika zamannya masih jadi mahasiswa S1 beberapa tahun lalu, beliau bilang Indonesia begini gara-gara salah urus, bahasa kerennya miss management…
Saya bukan orang yang pesimis, dan saya yakin Indonesia pasti bisa sejajar dengan Negara maju lainnya di dunia asal tidak miss management lagi dan terutama pemerintah harus peduli rakyatnya, karena rakyat lah yang membuat eksistensi sebuah negara itu ada.
Salam, Untuk Indonesia yang Lebih Baik.

Friday, June 22, 2012

Facebook Tanpa Privasi?

         Jika Facebook adalah sebuah Negara, maka Facebook akan menjadi Negara ketiga terbesar di dunia setelah China dan India..begitulah bunyi salah satu surat kabar yang saya baca. Bisa dibayangkan berapa banyak mahluk hidup yang begantung pada FB, bahkan teman saya pun membuat akun khusus untuk anjing kesayangannya…dan saya heran ada saja yang mem follow… memang zaman sudah cangih, anjing pun sudah bisa update status…
         Straight to the point…! Saya adalah salah satu pengguna jejaring sosial Facebook, dan hampir setiap hari pula saya membuka akun saya untuk sekedar melihat kabar sahabat-sahabat saya, apa saja yang terjadi hari itu, dan membaca celoteh teman-teman saya dan sesekali saya update status juga. Singkat kata Facebook merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari saya. Namun akhir-akhir ini saya merasa terganggu dengan update-an dari beberapa teman saya yang meng upload foto-foto yang kurang pantas untuk ditunjukkan ke khalayak ramai di FB yang kira-kira dilihat oleh ribuan orang. Beberapa foto itu antara lain foto orang meninggal (tanpa mengurangi rasa hormat bagi teman yang sedang berduka tsb), bahkan -maaf- yang meninggal dengan tidak wajar pun di upload, saya merasa terganggu dan risih melihatnya, mungkin yang lain juga begitu. Ada juga foto yang terlihat sure alias vulgar dan menjurus kearah pornografi. Entah siapa yang salah, apakah pengguna FB yang kurang bisa memilah mana yang kira-kira layak di konsumsi publik dan mana yang tidak, atau Facebook memang lemah dalam hal privasi atau sensor terhadap konten yang ada di FB itu sendiri.
       Terlepas dari hal-hal diatas, saya percaya bahwa Facebook adalah media sosial yang masih memiliki banyak manfaat dan masih layak dikonsumsi publik, baik untuk menjalin pertemanan, mencari teman baru, dan berbagi informasi secara proporsional dan wajar. Saya berharap, dan mungkin harapan banyak orang juga agar kita menggunakan jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dst..secara proporsional, wajar, dan beretika mengingat Facebook di akses oleh semua lapisan masyarakat dari mulai anak2..ABG labil…sampai kakek nenek..
Salam Bloggers!